WEWEHAN… Salah Satu Tradisi Khas Kaliwungu

Assalamu’alaikum….

 

Asli, artikel ini telat banget. Soalnya kejadiannya sudah hampir 1 bulan yang lalu.:mrgreen:

Mungkin di antara pembaca ada yg pernah dengar soal tradisi Syawalan di Kaliwungu. Nah, selain tradisi setelah Idul Fitri itu, ada lagi tradisi turun temurun khas kota asal bapake & om Alfido yg dijuluki kota santri ini yaitu tradisi WEWEHAN untuk memperingati maulud Nabi  yang berlangsung pada tanggal 11 bulan Maulud atau Rabiul Awal pada kalender Islam.

WEWEHAN berasal dari kata weh dalam bahasa Jawa yang artinya memberi. Jadi WEWEHAN bisa diartikan saling memberi. Jadi pada prinsipnya WEWEHAN itu saling bertukar makanan kecil atau jajan pasar kepada sesama tetangga. Dimulai setelah maghrib & selesai sebelum adzan isya’. Bapake tidak tahu persis kapan tradisi ini dimulai, tp yang jelas sejak kecil memang tradisi ini sudah ada. Dalam kegiatan ini terkandung makna mendalam tentang pentingnya berbagi dengan sesama.

Wewehan kemarin jatuh pada hari Rabu tanggal 23 Januari. Warga sudah mempersiapkan jajanan yang akan ditukar sejak sore hari. Di teras rumah dipersiapkan meja kursi untuk tempat jajanan, lampu hias warna-warni juga dipasang biar meriah. Kalau jaman bapake kecil dulu, wewehan identik dengan teng-tengan yaitu sejenis lampion yg terbuat dari bilah bambu & kertas warna-warni dengan beraneka macam bentuk. Ada bintang, kapal laut, pesawat, atau cuma bulatan aja. Tapi seiring perkembangan jaman, sekarang sudah jarang yang pasang teng-tengan. Perannya sudah digantikan oleh lampu hias warna-warni.😀

Setelah sholat maghrib, pasukan pengantar yg biasanya adalah anak-anak mulai keliling ke rumah tetangga, memberi jajanan yg mereka bawa dari rumah, kemudian bebas memilih jajanan apa yg mereka  inginkan. Kebetulan ibu kemaren cuma bikin es campur sama pop ice. Jadi ya pilihannya cuma ada 2 itu. Biasanya saking banyaknya jajanan yg diterima & dipilih sama anak-anak, kadang jajanan itu muter & kembali ke pemilik asalnya:mrgreen:

Sayang baru sebentar dimulai, hujan turun cukup deras. Tapi tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk berkeliling. Kan masih bisa bawa payung. Ada juga yang diantar sama ibu atau kakaknya.

Setahu bapake, tradisi ini cuma ada di Kaliwungu.  Nilai positif tradisi ini adalah bahwa kita harus saling berbagi rizki yg diberikan Allah kepada orang lain, dalam hal ini adalah tetangga sendiri. Untuk anak-anak, tradisi ini juga mengajarkan kepada mereka bahwa saling berbagi itu penting dan semoga kelak nilai positif ini akan tertanam sampai mereka dewasa.

Berikut ada beberapa foto hasil jepretan bapake. Berhubung kamdig lagi error, jadi ya pakai kamera hp seadanya. Mohon maaf kalau hasilnya burem.:mrgreen:

Semoga bermanfaat.

 

Wassalamu’alaikum….

About bapakeVALKYLA

seorang pria biasa, karyawan di sebuah swalayan, ayah dari 2 orang putri yang pengen turing tapi terkendala waktu yg tidak bersahabat.

Posted on 10 Februari 2013, in Selingan, Umum and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 46 Komentar.

  1. seng nganggo klambi ungu unyu2😀

  2. nang nggone nyong ra ana.. tp ana sedekah bumi

  3. Aku diwehi juga ora kie panganane mas…?:mrgreen:

  4. Achmad Sya'roni F

    ng kampungku sepi, muludan ra muludan podo wae

  5. hehehehe
    wah kelihatannya seru tuh
    mempererat tali silaturahmi😀

  6. gone inyong ora ana kaya kuwe loh.. tapi nek diwei ya gelem inyong hehehe😛

  7. hahah mbakyune sing jenthiran wis iso merot , sing nuturi bapake mesti ? :mrgreen:

  8. ning ngone morotuwo ugi enten

  9. endi ? kok rak tekan njeporo ki piye ?

  10. Unik juga tradisi nya bro…, di tempat ane juga beda2 dalam memperingati nya…

  11. Apik apik.. Nguri uri kabudayan.. 🙂

  12. jebul ono bloger wong kaliwungu…salam kenal bro…sy cma pengamat indomotoblog baru tau klo ad wong kaliwungu…smoga sukses blognya

  13. Wewehan dalam besek biasanya ada sego golong, iwak pitik, gudangan, endok separo, gereh, daging sapi dan kerupuk udang. Biasanya dibagikan sebagari berkat bagi tetangga yang datang dalam acara kendurian.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN & KOMENTAR ANDA SEMUA...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: