Arsip Blog

Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda Akan Dibuka Tanggal 22 Mei 2017

Puasa memang masih beberapa hari lagi. Tapi PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen sepeda motor Honda yang konsisten dengan kegiatan mudik barengnya segera membuka pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2017 guna menyambut Lebaran 1,438 H pada pertengahan Juni mendatang. Pendaftaran program ini dibuka secara serentak mulai tanggal 22 Mei – 12 Juni 2017 di 10 lokasi dealer sepeda motor Honda yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Depok. Adapun tujuan dibukanya pendaftaran jauh sebelum waktu pelaksanaanya agar calon pemudik yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga bisa mendapat kepastian lebih awal dan kenyamaan saat mereka ingin pulang dan merayakan hari suci Idul Fitri di kampung halaman.

MBBH 2017 dibuka untuk rute mudik Jakarta – Semarang dan Jakarta Yogyakarta yang rencananya berangkat pada 22 Juni 2017 dari kantor AHM Sunter, Jakarta Utara pukul 06.00 WIB. Sementara pemudik yang ingin kembali ke Jakarta dapat mendaftar untuk rute Semarang – Jakarta dan Yogyakarta – Jakarta yang diberangkatkan pada 29 Juni 2017. Sebanyak 56 bus untuk para pemudik dan 20  truk pengangkut 1.000 motor pemudik disiapkah oleh AHM yang akan diberangkatkan pada 20 Juni 2017 dari pelataran parkir Bhanda Ghara Reksa,  Kelapa Gading, Jakarta Utara pada pukul 11:00 WIB. Sedangkan untuk arus balik, AHM menfasilitasi 18 bus untuk pemudik dan 6 truk untuk mengangkut 300 motor pemudik.

Read the rest of this entry

Waspada Penjambretan Saat Riding

Assalamu’alaikum….

Apa kabar bro n sis semua?

Tulisan kali ini masih ada hubungan dengan artikel bapake sebelumnya tentang berkendara aman buat cewek. Yang akan bapake bahas adalah tentang bahaya penggunaan tas cangklong/tangan atau apalah nyebutnya. Soale bapake gak pernah pakai. :mrgreen:

Ada kejadian yg kurang menyenangkan menimpa salah satu rekan kerja bapake. Sebut saja namanya Ibu Dwi. Beliau adalah kabag gudang di tempat bapake bekerja.

Pada hari rabu tanggal 28 Maret kemarin, di tempat bapake kerja diadakan penghitungan stok alias stock opname yg dimulai pada jam 05.00 pagi. Karena Ibu Dwi yg dipasrahi kunci gerbang toko, maka beliau berangkat agak pagian. Sekitar jam 04.30, beliau berangkat diantar oleh suami tercinta. Sebagaimana lazimnya ibu2 kalau membonceng motor, beliau duduk menyamping sambil membawa tas di pundak, berjalan menyusuri jalanan yg masih sepi.

Tiba2 mereka dipepet 2 orang berboncengan motor yg langsung menarik tas yg dibawa Ibu Dwi. Mengingat tanggungjawabnya yg besar karena membawa kunci toko, beliau mempertahankan tasnya agar tidak dibawa kabur jambret sialan itu. Terjadilah tarik-menarik yg mengakibatkan beliau & suaminya kehilangan keseimbangan & akhirnya terjatuh dari motor. Sementara si jambret kabur tanpa berhasil membawa tas beliau.

Menurut pengakuan beliau, sebenarnya di dalam tasnya tidak ada barang yg berharga. Tapi karena  membawa kunci gerbang, jadi tas itu dipertahankan sampai beliau jatuh bangun cinta tanah air. :mrgreen:

ilustrasi yg ngambil dari google

Sebelum Ibu Dwi, ada karyawan lain yg juga mengalami penjambretan saat riding malam2 pulang kerja. Bahkan adik teman bapake juga ada yg mengalami kejadian serupa.

Memang dari segi keamanan, membawa tas cangklong yg ditarurh di pundak + duduk menyamping saat membonceng sebenarnya tidak disarankan. Bahkan bapake pernah lihat ada cewek yg menaruh tasnya di setang sebelah kiri.  Selain mengganggu keseimbangan, juga rawan terjadi penjambretan. Karena umumnya jambret mengincar tas yg dibawa kaum hawa yg riding sendiri ataupun yg membonceng dengan duduk menyamping. Ibaratnya kayak kucing lihat iwak peyek. Jika terjadi tarik-menarik, pasti korban akan jatuh karena kehilangan keseimbangan.

Tidak usah beralasan “ah.. isi tas saya gak ada barang berharganya kok”.. Namanya jambret itu tidak seperti superman yg punya mata super bisa liat tembus pandang. Kalau melihat tas yg gampang direbut, yaa… langsung disikat. Gak peduli isinya apa. Wong kasus Ibu Dwi di atas aja mungkin dikiranya si jambret, beliau itu mau kulakan ke pasar karena berangkat pagi2 bawa tas.

berbahaya jika membawa tas seperti ini...

Sedikit saran dari bapake…

  • Pakai tas model ransel atau selempang
  • Jika terpaksa membawa tas seperti model cangklong,  alangkah baiknya jika tas dijepit di antara rider & pembonceng. Mungkin bagi sebagian kaum adam, cara seperti itu sangat mengganggu dalam merasakan “sentuhan2″ halus dari belakang. Silakan dipilih aja, mau dapet yg empuk2 tapi tas dijambret atau mau aman tapi ngganjel??
  • Tutupi saja tas dengan jaket. Jadi tas dicangklong dulu, baru pakai jaket. Tapi cara ini berlaku buat yg jaketnya agak longgar. Kalau jaketnya yg model press body, tas dimodif jadi model selempang dengan cara diikat pakai rafia di kedua sisi, kemudian tinggal diselempangkan di pundak, baru pakai jaket. Memang tidak modis sama sekali, tapi yg penting tetep aman.
  • Jika berboncengan pakai motor matik, taruh saja tas di dek terus tutup dengan kedua kakai. Atau bisa juga ditaruh di cantolan barang di bawah jok bagian depan. Ada matik tertentu yg punya cantolan seperti itu.
  • Cara terakhir yg paling aman tapi mahal, beli saja motor yg ada embel2 fitur helm ini atau bagasi segede gaban. Tinggal masukan saja tas ke dalam bagasi. Aman deh…

tas model gini masih lebih aman...
*gambar ambil punya om taufik 😀

Yah.. namanya kejahatan, bisa datang kapan saja & tidak pandang bulu. Selain membawa tas seperti itu, riding atau berhenti di bangjo sambil mainan hp juga berbahaya lho. Sebisa mungkin jangan memancing kejahatan saat berada di jalan raya. Demi kenyamanan & keselamatan, tidak ada salahnya jika kita berusaha meminimalisir hal2 buruk yg akan terjadi. 

Silakan dishare ke ibu, istri, pacar, kakak, adik, temen, atau selingkuhan juga boleh.. Kalau ada saran tambahan, monggo dishare di kolom komentar… Jangan di kolom yg lain lho. 😀

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum…..

%d blogger menyukai ini: