Arsip Blog

Instruktur Safety Riding AHM Siap Berkompetisi Di Jepang

Instruktur safety riding terbaik binaan Astra Honda Motor (AHM) siap mengikuti kompetisi The 18th Safety Japan Instructors Competition 2017 yang akan berlangsung di Suzuka, Jepang. Demi meningkatkan skill pada ajang bertaraf international tersebut, keempat instruktur Honda akan mengikuti latihan intensif selama lima hari di Traffic Education Rainbow Center (TERC) Hamanako, Jepang dan Suzuka Circuit Traffic Education Center (STEC) sejak tanggal 13 Oktober hingga 17 Oktober 2017. Read the rest of this entry

Iklan

Komunitas Honda Nonton Bareng ARRC India di Astra Biz Center

Komunitas Honda CBR series mengikuti rangkaian kegiatan nonton bareng balapan Asian Road Racing Championship (ARRC) seri India yang dilaksanakan di showroom dealer Honda Big Wing terbaru yang berada di kawasan Astra Biz Center, Serpong pada hari Sabtu dan hari Minggu (23-24/9). Selain memperkuat silahturahmi, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan komunitas Honda terhadap para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang tengah berjuang  di ARRC menggunakan motor kebanggaan anak bangsa, Honda CBR250RR dan motor supersport Honda CBR600RR. Read the rest of this entry

Layanan Spesial Dari 1.404 Dealer Honda Dalam Rangka Hari Pelanggan Nasional

Menyambut Hari Pelanggan Nasional, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan Honda menyelenggarakan berbagai aktivitas spesial bagi konsumen sepeda motor Honda dari Aceh hingga Papua. Sebanyak 1.404 dealer Honda menggelar beragam kegiatan yang berfokus pada apresiasi untuk konsumen, seperti layanan langsung dari jajaran manajemen Honda, kejutan ke rumah konsumen terpilih, kejutan di showroom Honda, hingga kampanye safety riding bersama konsumen bertema #Cari_Aman. Read the rest of this entry

Yamaha Fino City Touring & Beauty Class Mampir di Bumi Kartini

Jepara. Ada sedikit yang berbeda dari rangkaian Fino Workshop yang digelar di Bumi Kartini, Jepara, Sabtu, 26 Agustus 2017. Di Jepara yang dikenal luas karena memiliki tokoh perjuangan hak perempuan di Indonesia yaitu R.A. Kartini, Yamaha Fino memberikan nuansa berbeda dari kota-kota lainnya. Sejarah ini yang melatarbelakangi Yamaha melalui brand Fino, menetapkan Jepara sebagai destinasi event “Smart Beauty Stylish” Fino City Touring & Beauty Class. Read the rest of this entry

Orang Pintar Tidak Akan Mainan HP Sambil Nyetir/Berkendara

Walaupun ponsel sudah jadi barang wajib orang2 sekarang, tapi alangkah lebih bijaksana jika ponsel tidak digunakan saat berkendara atau mengemudikan mobil.

Jika penting, menepilah saat ingin menjawab telpon atau membalas sms. Selain itu juga tidak disarankan mendengarkan musik saat berkendara/menyetir karena hanya akan mengganggu konsentrasi.

Jangan sampai anda jadi korban atau mengorbankan orang lain kecuali anda adalah orang TOLOL yg tidak menghargai nyawa anda sendiri ataupun orang lain..

Pict from Eyang Edo Rusyanto

Waspada Penjambretan Saat Riding

Assalamu’alaikum….

Apa kabar bro n sis semua?

Tulisan kali ini masih ada hubungan dengan artikel bapake sebelumnya tentang berkendara aman buat cewek. Yang akan bapake bahas adalah tentang bahaya penggunaan tas cangklong/tangan atau apalah nyebutnya. Soale bapake gak pernah pakai. :mrgreen:

Ada kejadian yg kurang menyenangkan menimpa salah satu rekan kerja bapake. Sebut saja namanya Ibu Dwi. Beliau adalah kabag gudang di tempat bapake bekerja.

Pada hari rabu tanggal 28 Maret kemarin, di tempat bapake kerja diadakan penghitungan stok alias stock opname yg dimulai pada jam 05.00 pagi. Karena Ibu Dwi yg dipasrahi kunci gerbang toko, maka beliau berangkat agak pagian. Sekitar jam 04.30, beliau berangkat diantar oleh suami tercinta. Sebagaimana lazimnya ibu2 kalau membonceng motor, beliau duduk menyamping sambil membawa tas di pundak, berjalan menyusuri jalanan yg masih sepi.

Tiba2 mereka dipepet 2 orang berboncengan motor yg langsung menarik tas yg dibawa Ibu Dwi. Mengingat tanggungjawabnya yg besar karena membawa kunci toko, beliau mempertahankan tasnya agar tidak dibawa kabur jambret sialan itu. Terjadilah tarik-menarik yg mengakibatkan beliau & suaminya kehilangan keseimbangan & akhirnya terjatuh dari motor. Sementara si jambret kabur tanpa berhasil membawa tas beliau.

Menurut pengakuan beliau, sebenarnya di dalam tasnya tidak ada barang yg berharga. Tapi karena  membawa kunci gerbang, jadi tas itu dipertahankan sampai beliau jatuh bangun cinta tanah air. :mrgreen:

ilustrasi yg ngambil dari google

Sebelum Ibu Dwi, ada karyawan lain yg juga mengalami penjambretan saat riding malam2 pulang kerja. Bahkan adik teman bapake juga ada yg mengalami kejadian serupa.

Memang dari segi keamanan, membawa tas cangklong yg ditarurh di pundak + duduk menyamping saat membonceng sebenarnya tidak disarankan. Bahkan bapake pernah lihat ada cewek yg menaruh tasnya di setang sebelah kiri.  Selain mengganggu keseimbangan, juga rawan terjadi penjambretan. Karena umumnya jambret mengincar tas yg dibawa kaum hawa yg riding sendiri ataupun yg membonceng dengan duduk menyamping. Ibaratnya kayak kucing lihat iwak peyek. Jika terjadi tarik-menarik, pasti korban akan jatuh karena kehilangan keseimbangan.

Tidak usah beralasan “ah.. isi tas saya gak ada barang berharganya kok”.. Namanya jambret itu tidak seperti superman yg punya mata super bisa liat tembus pandang. Kalau melihat tas yg gampang direbut, yaa… langsung disikat. Gak peduli isinya apa. Wong kasus Ibu Dwi di atas aja mungkin dikiranya si jambret, beliau itu mau kulakan ke pasar karena berangkat pagi2 bawa tas.

berbahaya jika membawa tas seperti ini...

Sedikit saran dari bapake…

  • Pakai tas model ransel atau selempang
  • Jika terpaksa membawa tas seperti model cangklong,  alangkah baiknya jika tas dijepit di antara rider & pembonceng. Mungkin bagi sebagian kaum adam, cara seperti itu sangat mengganggu dalam merasakan “sentuhan2″ halus dari belakang. Silakan dipilih aja, mau dapet yg empuk2 tapi tas dijambret atau mau aman tapi ngganjel??
  • Tutupi saja tas dengan jaket. Jadi tas dicangklong dulu, baru pakai jaket. Tapi cara ini berlaku buat yg jaketnya agak longgar. Kalau jaketnya yg model press body, tas dimodif jadi model selempang dengan cara diikat pakai rafia di kedua sisi, kemudian tinggal diselempangkan di pundak, baru pakai jaket. Memang tidak modis sama sekali, tapi yg penting tetep aman.
  • Jika berboncengan pakai motor matik, taruh saja tas di dek terus tutup dengan kedua kakai. Atau bisa juga ditaruh di cantolan barang di bawah jok bagian depan. Ada matik tertentu yg punya cantolan seperti itu.
  • Cara terakhir yg paling aman tapi mahal, beli saja motor yg ada embel2 fitur helm ini atau bagasi segede gaban. Tinggal masukan saja tas ke dalam bagasi. Aman deh…

tas model gini masih lebih aman...
*gambar ambil punya om taufik 😀

Yah.. namanya kejahatan, bisa datang kapan saja & tidak pandang bulu. Selain membawa tas seperti itu, riding atau berhenti di bangjo sambil mainan hp juga berbahaya lho. Sebisa mungkin jangan memancing kejahatan saat berada di jalan raya. Demi kenyamanan & keselamatan, tidak ada salahnya jika kita berusaha meminimalisir hal2 buruk yg akan terjadi. 

Silakan dishare ke ibu, istri, pacar, kakak, adik, temen, atau selingkuhan juga boleh.. Kalau ada saran tambahan, monggo dishare di kolom komentar… Jangan di kolom yg lain lho. 😀

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum…..

%d blogger menyukai ini: