Arsip Blog

Spakbor Byson di Megapro Primus

Assalamu ‘alaikum…

 

Sebenarnya artikel ini termasuk telat karena udah dipasang sebelum lebaran kemaren 😀

Byson termasuk motor sport dari pabrikan Yamaha yang partsnya banyak dipakai di motor lain. Mulai dari stang, headlamp (jadi inget Megison yg legendaris), hugger, dan juga spakbor. Tidak cuma dipasang untunk motor-motor garputala, tapi juga di motor pabrikan lain.

Read the rest of this entry

Test Ride New Vixion

Assalamu’alaikum…

Ketemu lagi di blog yg jarang update ini. :mrgreen:

Hari Jumat kemaren ada sedulur dari semarang yaitu kang Rozack  yg kasih info di grup bahwa ada unit test ride New Vixion di dealer Yamaha Mataram Sakti Semarang. Gak tanggung-tanggung, rute test ride boleh di jalan raya. Gak cuma di pelataran dealer aja. Syaratnya cuma serahin fotokopi KTP aja & yg penting jangan sampai jatuh 😀 .

Pagi ini janjian sama juragan sotoshop kang Ari CXRider, sampai di dealer jam 12an. Bilang  ke mbak yg jaga mau test ride. Serahin KTP terus dikasih kuncinya deh. Kesempatan pertama biar kang Ari dulu. Sempat bermasalah sama kopling katanya 😀

Foto128

CX Rider in action :mrgreen:

Setelah kang Ari selesai, berikutnya kesempatan bapake buat test. Pertama duduk di atas jok New Vixion ini, riding position cukup nyaman untuk bapake yg tingginya 173cm ini. Lebar stang yg relatif pendek & agak nunduk terasa mantap digenggam. Seat high juga pas karena kaki bapake bisa menapak sempurna.

Giliran bapake yg action :D

Giliran bapake yg action 😀

penampakan dari belakang. Kang Ari ambil foto diam2 tuh

penampakan dari belakang. Kang Ari ambil foto diam2 tuh

Putar kunci kontak, tulisan Hi Bro pun menyapa di layar speedometer yg simple & lebih fresh dibanding Old Vixion. Pencet tombol starter, mesin pun menyala.  Suara mesin khas vixion memang cukup halus jika dibandingkan si gagak milik bapake 😀 Masuk gigi 1, tarikan cukup responsif mengingat ukuran tapak ban belakang yg lebih lebar dibandingkan generasi sebelumnya. Jadi kekhawatiran akan berkurangnya akselerasi karena penggantian ukuran ban belakang tidak terbukti. Tetap mantap cuy…

Bapake pun coba bawa New Vixion menyusuri jalan Mataram/MT. Haryono yg searah. Tapi sayang karena lalu lintas cukup ramai, bapake tidak bisa jajal sampai top speed. Mentok cuma 70kpj. Dengan tapak ban depan 90/80-17, belakang 120/70-17 dan swingarm yg lebih kokoh, menikung pun jadi lebih nyaman tanpa ada gejala sliding. (nikungnya normal lho, kan tesnya di jalan raya) Pengereman juga pakem khas motor-motor Yamaha. Apalagi didukung rem tipe cakram untuk ban belakang. Jadi tambah maknyuuusss….

Muter-muter sebentar, akhirnya balik lagi ke dealer. Mungkin kalau ada trek khusus buat test ride yg lebih panjang,  potensi motor seharga Rp. 22.850 juta (non kick ) & Rp. 23.060 juta (kick)  ini bisa lebih dimaksimalkan. Jadi ngiri sama blogger fenomenal Irfan Lutfie yg udah test ride CB 150 di trek khusus. 😀

dari depan

dari depan

Feeling & karakter tiap orang mungkin mungkin berbeda saat naik motor. Overall, menurut bapake handling & peforma New Vixion ini cukup mantap.

Pulang dari dealer Yamaha, coba ke dealer Astra Honda Siliwangi. Berharap siapa tahu bisa test ride CB 150. Tapi ternyata harapan itu pupus karena tidak ada unit yg bisa ditest. :mrgreen:

Sekian laporan ala kadarnya ini. Semoga bermanfaat.

Monggo nyumbang opininya….

Wassalamu’alaikum….

 

 

NB : kalo test ride yg ini gimana ya??? :mrgreen:

3007-snsd-sooyoung-0131

Shroud New Vixion Kegedean?? Bisa Jadi Demi Fungsionalitas

Assalamu’alaikum…

Bahas New Vixion lagi nih. Soalnya yang sudah kelihatan wujudnya baru motor jagoan Yamaha ini.

Kalau kemarin bahas soal Chain Puller, sekarang bahas soal Shroud Tank alias sayap tangki. Banyak yang bilang kalau shroud tangki New Vixion ini kegedean, wagu atau apalah.

Setahu bapake, fungsi shroud itu sendiri sebenarnya untuk menangkap & mengarahkan angin menuju ke radiator saat motor melaju sehingga pendinginan radiator bisa maksimal. Selain itu juga bisa mempercantik penampilan motor karena banyak juga motor sport tak beradiator yang juga mengaplikasi shroud tank ini.

Bisa jadi shroud sengaja dibikin besar untuk memaksimalkan fungsinya. Logikanya, semakin besar dimensi shroud, maka volume angin yg ditangkap & diarahkan ke radiator  semakin banyak. Jika dibandingkan dengan gen lawas memang lebih besar milik New Vixion. Tapi coba bandingkan dengan  Kawasaki Ninja 150.

from kang mulyanto hourex

Sama besarnya kan?

Sengaja bapake bandingkan dengan Ninja 150 karena dua motor ini sama-sama berpendingin radiator. Kalau di motor lain yang berpendingin udara sih tidak berpengaruh banyak karena hanya sebagai pemanis tampilan. Jadi menurut bapake shroud besar tidak masalah, yang penting desainnya tidak kaku & berfungsi maksimal. Untuk lebih jelasnya sih nunggu dilaunching dulu aja. 😀

Bagaimana menurut pembaca ? Monggo urun rembuk.

Wassalamu’alaikum…

Snail Chain Puller di Old Vixion Justru Lenyap di New Vixion. Sisi Kepraktisan Pun Berkurang.. (Opini Pribadi)

Kali ini blog ecek-ecek ini bahas lagi tentang New Vixion. Kemarin lihat di blognya IWB soal detil gambar New Vixion yg bukan lagi spy shot, tapi benar2 gambar utuh sosok New Vixion yang rencananya bakal diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Ada satu gambar yg menginspirasi artikel ini. Yaitu foto bagian swingarm. Monggo dicek foto di bawah.

lihat bagian yg dilingkari & ditanda panah merah

Di bagian tersebut, chain puller alias penyetel rantai kembali ke model konvensional. Beda dengan chain puller Vixion lawas seperti di foto bawah ini.

 

snail chain puller

Di Vixion lawas memakai Snail Chain Puller (demikian orang Yamaha menyebutnya) yg diadopsi dari motor2 SE alias motor garuk tanah Yamaha. Di motor lokal cuma Vixion & New Jupiter MX yg mengadopsi tipe tersebut.

Kelebihan dari tipe ini ada di sisi kepraktisan penyetelan sehingga hemat waktu alias cukup simple. Cukup kendorkan baut as roda, kemudian putar plat penyetel dengan dua tangan dan posisikan gerigi di nok pada angka yang sama. Semakin besar angka, maka roda akan semakin mundur. Lalu kencangkan lagi as roda. Penyetelan tidak memakan waktu lama & bisa sama persis antara kanan & kiri. mekanik pun seneng karena praktis & hemat waktu.

Bandingkan dengan chain puller tipe konvensional dimana kita harus menyetel salah satu sisi dulu dengan melihat garis di lengan ayun, baru kemudian ganti di sisi satunya lagi. Belum lagi jika garis2 itu tertutup karat/rusak. Seperti di Jupiter punya bunda yg garis2nya sudah agak susah dilihat, jadi lumayan repot.

Ya mungkin berubahnya tipe chain puller itu dikarenakan konstruksi swingarm yg berubah jadi full kotak. Atau mungkin YIMM punya pertimbangan sendiri. Bagi konsumen yg njagakke mekanik mungkin tidak berpengaruh, tp bagi orang yg suka utak atik motor sendiri bisa jadi lebih suka tipe di Vixion lawas.

Memang dari gambar penampakan utuh New Vixion yg banyak menerima komentar2 miring, rasanya berat bagi Yamaha untuk mempertahankan tahta di kerajaan sport. Apalagi jika desain final Honda Teralis K15 yang (katanya) bernama Raptor lebih bagus di semua sisi daripada New Vixion, yo ngalamat bakal lengser tuh.

Gimana pendapat pembaca semua? Monggo urun rembug tp ojo ribut. 😀

 

 

Bonus biar adem :

lagi seneng SNSD nih :mrgreen:

 

Gbr 1 : Iwanbanaran.com

Gbr 2 : Motorplus.otomotifnet.com

Gbr 3 : Mbah Gugel

#Opini Pribadi# Kekurangan Desain New V-Ixion

Assalamu’alaikum….

Belakangan di jagad blogsphere lagi heboh foto2 New Vixion entah yg berupa spyshot atau foto2 penampakan dalam kondisi utuh. Yg terbaru adalah foto spyshot di artikelnya IWB yaitu penampakan New Vixion dari samping yg ditumpangi 2 orang test rider berbadan gambot. :mrgreen:

kelihatan ambles

kelihatan ambles

Read the rest of this entry

MOTOGP : Akankah Tahun Ini Ducati Bangkit??

Assalamu’alaikum brother semuanya…

Seperti yg kita tahu, hari ini adalah tes resmi MOTOGP tahun 2012 yg diadakan di sirkui Sepang Malaysia. Hari ini pertama kalinya pembalap pabrikan & juga pembalap tim CRT bergabung bersama di sesi tes resmi yg akan dilangsungkan selama 3 hari.

Dari semua tim pabrikan MotoGP, mungkin tim Ducatilah yg paling ditunggu-tunggu performanya. Yaa seperti yg kita tahu, tahun ini Ducati memakai motor yg benar2 baru alias fresh from the oven. Bukan hanya mesinnya saja yg jadi 1liter, sudah memakai sasis twin spar aluminium yg biasa dipakai pabrikan Jepang, dan juga mengubah konfigurasi mesin demi mengejar performa terbaik..

Melihat hasil akhir tes hari ini memang sepertinya performa ducati cukup menjanjikan. Pembalap utama tim Valentino Rossi dengan GP12 alias The Phoenix nangkring di posisi ke-5 dengan selisih waktu +0.735 di belakang Jorge Lorenzo dari tim Yamaha Factory Racing yg berada di posisi pertama. Selisih waktu tersebut lumayanlah jika melihat performa Ducati GP11 tahun lalu.Sementara Hector Barbera berada di posisi ke 7 dengan gap +1.116 dan Nicky Hayden berada di posisi 10 karena belum pulih benar dari cedera.

Berikut hasil akhir tes hari ini yg bapake ambil dari MotoGP.com

Pos Rider Team Fastest lap Prev. Gap Lead. Gap Laps
1 Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 2:01.657 30
2 Dani Pedrosa Repsol Honda Team 2:02.003 +0.346 +0.346 48
3 Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 2:02.221 +0.218 +0.564 32
4 Ben Spies Yamaha Factory Racing 2:02.234 +0.013 +0.577 28
5 Valentino Rossi Ducati Team 2:02.392 +0.158 +0.735 43
6 Andrea Dovizioso Monster Yamaha Tech 3 2:02.751 +0.359 +1.094 20
7 Hector Barbera Pramac Racing Team 2:02.773 +0.022 +1.116 41
8 Katsuyuki Nakasuga Yamaha Factory 2:02.829 +0.056 +1.172 32
9 Alvaro Bautista San Carlo Honda Gresini 2:02.869 +0.040 +1.212 45
10 Nicky Hayden Ducati Team 2:03.151 +0.282 +1.494 33
11 Stefan Bradl LCR Honda 2:03.668 +0.517 +2.011 44
12 Karel Abraham Cardion AB Motoracing 2:03.781 +0.113 +2.124 45
13 Franco Bataini Ducati Team 2:04.986 +1.205 +3.329 35
14 Kousuke Akiyoshi Repsol Honda Team 2:07.163 +2.177 +5.506 4
15 Colin Edwards NGM Mobile Forward Racing 2:08.240 +1.077 +6.583 21
16 Jordi Torres Avintia Racing 2:10.671 +2.431 +9.014 42
17 Ivan Silva Avintia Racing 2:11.267 +0.596 +9.610 12

Sayang sang juara dunia tahun lalu, Casey Stoner tidak dapat mengikuti tes hari ini karena cedera punggung & harus istirahat. Sehingga rasanya kok kurang lengkap gitu ya?? bagaikan MotoGP tanpa sosok jeng Adriana :mrgreen:

Memang terlalu dini menyimpulkan bahwa tahun ini Ducati bakal kompetitif. Namanya juga tes hari pertama dengan semua motor yg benar2 baru. Jadi semua tim rata2 masih mencari setingan terbaik untuk motor mereka. Dan juga kondisi trek sepang hari ini yg kurang bersahabat.

Tahun ini bisa dibilang perjudian sekaligus pembuktian bagi kang Rossi jika mengingat semua “permintaanya” yg dipenuhi oleh Ducati. Baik dari segi frame ataupun konfigurasi mesin yg dirubah sesuai masukannya, sehingga bagi beberapa orang Ducati GP12 bukanlah The Real Ducati karena lebih mirip2 motor Jepang. Namanya juga balapan, apapun akan dilakukan demi mengejar kemenangan & yg penting tidak melanggar regulasi. Jika hasil positif Valentino Rossi hari ini bisa berlanjut sampai tes berikutnya, bukan tidak mungkin tahun ini Ducati akan lebih bertaji.

Kita tunggu saja….

Bagaimana menurut anda semua?? Monggo share pendapatnya masing2 & tetap menjaga kesopanan.. 😀

Sekian dari saya..

Wassalamu’alaikum…

Lorenzo Vs Tukul

Assalamu’alaikum….

Pastinya udah banyak yg pada tahu kalo Lorenzo datang lagi ke Indonesia. Selain untuk membantu yamaha melaunching produk2 baru mereka, juga untuk menemui penggemar2nya di Indonesia. Istilah bulenya sih MEET N GREET.

Dan di sela2 kesibukannya bersama Yamaha, ternyata Lorenzo juga menyempatkan diri menjadi bintang tamu di BUKAN 4 MATA yg ditayangkan tadi malem di Trans7. Wah, hebat bener ya manajemen Trans bisa mendatangkan pembalap dunia sekelas Lorenzo di acara yg dipandu host ndeso dari Semarang itu. Satu hal yg sepertinya sulit diwujudkan saat pembalapnya adalah Rossi. Mungkin emang tingkat ketenaran & kesibukannya beda kali ya.. :mrgreen:

Setahu bapake, Bukan Empat Mata adalah acara Trans7 yg banyak ditonton selain Opera Van Java. Menurut analisa bapake, secara tidak langsung dengan hadirnya Lorenzo sebagai bintang tamu bisa mendongkrak popularitas Lorenzo & Yamaha. Kok bisa?? Sebab tidak semua penonton acara itu tahu siapa itu Lorenzo & tidak semua adalah penggemar MotoGP. Bisa jadi setelah acara itu, penonton yg penasaran pasti bertanya-tanya…

“eh, Lorenzo itu siapa sih?”

“itu lho..pembalap motogp yg juara dunia 2010”

“motogp apaan?”

“itu, balap motor dunia yg ditayangin live di Trans7”

“emang Lorenzo pake motor apa?”

“pake Yamaha”

“ooo…yg ngiklanin Jupiter Z sama Komeng itu ya?”

“huo’oh”

Mungkin begitu kira2 pertanyaan orang awam seputar siapa itu Lorenzo & motor yg ditungganginya. Ujung2nya mungkin mempengaruhi minat penonton pada MotoGP & mungkin juga pengaruh ke penjualan Yamaha. (menurut saya lho….)

Kembali ke laptop  Bukan Empat Mata, di acara itu selain Lorenzo juga ada Komeng, Alexandra Asmasoebrata(pembalap Asian Formula Renault), Syahrini & juga seorang cewek translater yg bertugas sebagai penerjemah apa yg diucapkan Lorenzo.

Di acara itu terlihat betapa dekatnya Lorenzo dengan bintang2 tamu yg lain seolah-olah tidak ada jarak yg membatasi mereka. Bahkan dia terkesan sangat menikmati kedekatannya dengan para host & guest yg lain. Padahal dia pembalap kelas dunia lho. Malah ada juga segmen di mana Lorenzo lomba makan  krupuk bareng Komeng, Cinthia & Andra. Di Spanyol jelas2 gak ada gituan. 😀

Sayangnya, seperti biasa di acara itu lebih menonjolkan Tukul sebagai host yg terkadang terlalu over & sok tahu. Bintang tamunya sendiri kurang tereksploitasi, terkesan hanya sebagai pelengkap saja. Sering belum selesai ngomong, udah dipotong oleh Tukul gitu. Ditambah lagi, cewek translaternya terlihat kurang pinter menyampaikan kepada penonton apa yg diomongin sama Lorenzo. Jadi agak2 bingung gak mudeng juga.

Harusnya Trans7 memberi teks terjemahan di layar bawah saat lorenzo bicara. Jadi penonton bisa tahu apa yg dibicarakan si pembalap Yamaha itu. Toh acara ini tidak live kan…

Overall, patut diajungi jempol usaha Yamaha & Trans7 menghadirkan Juara Dunia MotoGP 2010 itu di Bukan Empat Mata. Siapa tahu langkah ini diteruskan oleh Honda dengan menghadirkan Stoner mungkin. Who knows??

Ini hanya analisa bapake sebagai orang awam tanpa bermaksud promosi & bisa dibilang ngawur juga.. hanya sebagai selingan. 😉

Wassalamu’alaikum…

NB : gambar ambil dari simbah gugel. .

%d blogger menyukai ini: